IDN Q8

Indonesian Diaspora Network Kuwait

Pengurus IDN Kuwait

Kepengurusan Diaspora Indonesia di Kuwait periode 2017 -2019

Kerja Kita Prestasi Bangsa

Menjelang pesta rakyat merayakan HUT RI ke-72

Kuwait Tower Salmiya

Kuwait Towers adalah kelompok tiga menara ramping yang melambangkan kebangkitan ekonomi Kuwait dan juga landmark budaya dan budaya dunia.

Tower Monas jakarta

Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

Saturday, July 4, 2020

“Moving To The Normal Post COVID 19 : Kuwait Perspektif”

Universitas Sahid Jakarta dalam gebyar “Open House USAHID & Webinar Series 2020” pada Sabtu, 4 Juli 2020 telah mengadakan Webinar dengan tema “Moving To The Normal Post COVID 19 : Kuwait Perspektif”.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Magister Manajemen Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan (MK3L) USAHID bekerjasama dengan Forum Diaspora Indonesia Kuwait (FDIK), KBRI Kuwait dan DPLN PPNI. Prodi yang terdiri dari mahasiswa Indonesia yang sebagian besar berdomisili di Kuwait ini mengusung tema di atas dengan tujuan studi banding era new normal berbagai negara di Timur Tengah, khususnya Kuwait dari berbagai bidang dan perspektif. 


Dengan menampilkan Welcoming Speech Direktur SPS Universitas Sahid -Dr. Marlinda Irwanti Poernomo, Msi., Opening Speech Rektor Universitas Sahid -Prof. DR. Ir. H. Kholil, M.Koùm., dan Keynote Speaker Duta Besar RI untuk Kuwait -Bapak Tri Tharyat. Adapun narasumber yang dihadirkan antara lain Bapak Ibnu Munzir -Sr. Engineer/KIPIC sekaligus Ketua FDIK, Bapak Alvin Alfiyansyah -Lead Engineer/Qatargas, Dr. Sumant Mishra -Paediatric Dentist/Ministry of Health Kuwait, dan Ibu Noerlaeli Ono Sutisna -Perwakilan PPNIK.


Tercatat 236 peserta melalui aplikasi zoom meeting dan 1248 peserta melalui youtube live streaming sehingga total peserta mencapai 1484 peserta terdiri dari  para diplomasi,  praktisi, akademisi, mahasiswa, dan kalangan umum  dari berbagai daerah diseluruh Indonesia maupun warga Indonesia yang berdomisili di Luar Negeri khususnya di Kuwait.  Seminar yang berlangsung selama lebih dari 2 jam mulai dari pukul 13.00 WIB ini dipandu oleh moderator dan tuan rumah yaitu Bapak Kosasih -Hygiene Advisor/BP Tangguh Expansion Project dan Bapak Mochamad Robby Fajar Cahya -Divisi Keahlian Profesi FDIK.


Keynote Speaker Duta Besar RI untuk Kuwait -Bapak Tri Tharyat memaparkan selama pandemi covid-19 KBRI Kuwait telah melakukan upaya extraordinary dalam upaya perlindungan WNI seperti bantuan bahan pangan, gerakan sukarela, amnesti repatriasi dan mediasi ketenagakerjaan dan mendukung upaya pemerintah Indonesia dan Kuwait dalam setiap kebijakan yang diambil dalam penanggulangan covid-19 secara maksimal.


Adapun sambutan dari pihak Universitas Sahid yakni Prof. DR. Ir. H. Kholil dan Dr. Marlinda Irwanti Poernomo selain menjelaskan tentang kegiatan belajar mengajar selama masa pandemic dan new normal di USAHID dengan metode daring, juga sekaligus membuka acara secara resmi.


Paparan dari narasumber sebagai perwakilan Diaspora Indonesia, yaitu Bapak Ibnu Munzir, Sr. Engineer/KIPIC sekaligus Ketua FDIK dan Ibu Noerlaeli Ono Sutisna/PPNIK mencakup detil prosedur kerja di lingkungan industri minyak dan pelayanan kesehatan di Kuwait, dengan perbandingan praktek di Qatar dari Bapak Alvin Alfiyansyah, Lead Engineer/Qatargas sekaligus pengurus Indonesian Diaspora Network Qatar (IDN Qatar). Dr. Sumant Mishra, Paediatric Dentist/Ministry of Health Kuwait menjabarkan detil prosedur penanganan pasien perawatan gigi sebagai contoh spesifik layanan kesehatan yang saat ini juga menerapkan prinsip kontak seminimal mungkin.


Dari beberapa pembicara dan masukan peserta diakui bahwa semua penyesuaian ini merupakan bentuk kepatuhan pada hukum Pemerintah. Semua aturan yang ada telah melalui pertimbangan matang yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing negara.

Webinar ditutup dengan foto bersama narasumber dan peserta dalam satu frame. Semua peserta mendapatkan e-certificate secara cuma-cuma yang nantinya dapat dipergunakan sebagai voucher untuk memasuki program Magister dan Doktor di SPS USAHID Jakarta. Dalam kegiatan ini beberapa peserta berkesempatan untuk mendapatkan doorprize yang telah disediakan panitia penyelenggara. 

Akhir kata, melalui webinar ini diharapkan tindaklanjut bahwa prinsip New Normal ialah menggabungkan penanganan kasus Covid-19 disertai partisipasi publik dalam menjaga diri dan lingkungan dengan tetap memperhatikan protokol yang ada sesuai dengan aturan yang berlaku demi menuju kehidupan baru yang sehat dan sejahtera.

Demikianlah ringkasan kegiatan acara webinar yang diselenggarakan kemarin, Sabtu 4 Juli 2020. Semoga bermanfaat untuk kita semua.



Salam Diaspora!!!

Ns. Mochamad Robby Fajar Cahya, S.Kep., MSN
Koordinator Webinar Prodi MK3L Usahid Jakarta - +96565985248

Friday, July 3, 2020

Press Release Webinar MMK3L Usahid FDIK

Kegiatan Webinar Program Studi Magister Manajemen Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan (MK3L) “Moving To The Normal Post COVID 19 : Kuwait Perspektif”.


 Salah satu tujuan Universitas Sahid Jakarta, sesuai dengan visi dan misinya adalah mengembangkan kerjasama Nasional dan Internasional dalam mewujudkan USAHID yang unggul. Dengan penyelenggaraan sistem Pendidikan dan pengajaran yang bermutu tinggi, Universitas Sahid Jakarta membuka pintu bagi kedatangan calon mahasiswa yang siap mengembangkan diri, termasuk dari Luar Negeri dengan sistem On-Line Class, yang memberikan pelayanan akademik mengikuti perkembangan digital.

Program Studi MMK3L adalah salah satu program unggulan di USAHID yang menyelenggarakan sistem On-Line class, yang memiliki mahasiswa Indonesia yang berdomisili di Timur Tengah. Dalam menghadapai kondisi new normal post Covid-19, prodi ini berkontribusi untuk menyelenggarakan Webinar yang mengusung tema “Moving To The Normal Post COVID 19 : Kuwait Perspektif”, bertepatan dengan gebyar Open House USAHID & Webinar Series 2020.

Webinar yang bekerjasama dengan Forum Diaspora Indonesia Kuwait (FDIK), KBRI Kuwait dan DPLN PPNI diharapkan dapat menjadi studi banding era new normal berbagai Negara di Timur Tengah yang dikupas secara padat dan efektif dari berbagai perspektif. Webinar akan diisi dengan sambutan dari Bapak Tri Tharyat selaku Duta Besar RI untuk Kuwait; Prof. DR. Ir. H. Kholil, M.Kom, Rektor Universitas Sahid dan Dr. Marlinda Irwanti Poernomo, Msi, selaku Direktur SPS- Usahid. Paparan narasumber akan diisi oleh Bapak Ibnu Munzir, Sr. Engineer/KIPIC sekaligus Ketua FDIK, Bapak Alvin Alfiyansyah, Lead Engineer/Qatargas, Ibu Noerlaeli Ono Sutisna/PPNIK, dan Dr. Sumant Mishra, Paediatric Dentist/Ministry of Health Kuwait.

Moderator dan tuan rumah webinar juga yang akan membantu jalannya acara adalah Bapak Kosasih, Hygiene Advisor/BP Tangguh Expansion Project dan Bapak Mochamad Robby Fajar Cahya/FDIK-Divisi Keahlian Profesi.

Pelaksanaan Webinar adalah pada Sabtu, 4 Juli 2020 Pkl 13.00 – 15.30 WIB, dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi Zoom. Adapun target peserta diharapkan mencapai 1000 orang dari kalangan praktisi, akademisi, maupun umum. Para peserta akan mendapatkan fasilitas E-Certificate tanpa dipungut biaya.

Demikian Press Release ini dikeluarkan. Ns. Mochamad Robby Fajar Cahya, S.Kep., MSN Koordinator Webinar Prodi MK3L Usahid Jakarta - +96565985248

Tuesday, March 24, 2020

FDIK Jalin Kerjasama Dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Kuwait City. Selasa, 24 Maret 2020 telah di lakukan prosesi penandatangan nota kerjasam MoU antara Forum Diaspora Indonesiab di Kuwait (FDIK) dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau (UP).

Acara ini berlangsung dengan menggunakan komunikasi jarak jauh (online) via webinar, hal ini diluar perencanaan sebelumnya dimana pihak UP sudah mempersiapkan matang rencana pertemuan namun terkendala situasi penyakit covid-19 yang mewabah di Indonesia.


Prosesi yang dipandu oleh Nila Kusumawati, S.Kep. Ners. MPH., selaku Ketua International Relations Office UP di awali dengan sesi perkenalan kepada Rektor UP Prof. DR. H. Amir Luthfi, Dekan Fakultas serta para Dosen.


Pada moment tersebut Ketua FDIK Ibnu Munzir turut menyaksikan Prosesi yang berlangsung secara online. Kerjasama ini di inisiasi oleh M. Robby Fajar Cahya yang merupakan perwakilan Divisi Keahlian Profesi FDIK.


Pada draf MoU yang telah dirumuskan merupakan kesepakatan kerjasama kedua belah pihak di berbagai bidang diantaranya ; Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Pertukaran Informasi terkait tehnologi, Peluang Kerja dan Sharing Pengalaman Kerja Diaspora Indonesia di Kuwait.


Pembicaraan berlanjut pada perencanaan tatap muka oleh Ketua FDIK Ibnu Munzir bulan Juli yang akan datang saat cuti ke tanah air. Begitu juga agenda Tim Divisi Keahlian Profesi yang rencana cuti kembali di bulan September 2020 untuk menindak lanjuti kerjasama tersebut.

Sampai akhir acara semua berlangsung dengan lancar, Semoga kerjasama ini dapat menambah silaturahmi dan menjadi ladang pahala serta amal untuk membantu mencerdaskan anak bangsa.


Bravo FDIK, Salam Diaspora!

Kunjungan Divisi Keahlian Profesi FDIK di Indonesia II

Jakarta, Indonesia. Divisi Keahlian Profesi Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) yang diwakili M. Robby Fajar Cahya hadir dalam pertemuan yang diadakan atas kerjasama Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI) dengan Faculty of Nursing Universitas Indonesia (FoN UI) 11 maret 2020 di kampus UI Depok.


Kegiatan yang dilaksanakan merupakan kesempatan yang diambil DPP PPNI saat Rana Purnama Lahardi sebagai Ketua PPNI Perwakilan Kuwait berada di Indonesia dalam masa cutinya. Pun demikian, Robby Fajar yang sebelumnya mengadakan pertemuan dengan pihak FoN UI selaku alumni keperawatan serta mengusung misi kerjasama Divisi Profesi Keahlian FDIK diminta untuk bergabung.


Kedua Diaspora Indonesia di Kuwait diminta untuk memberikan materi "Sharing pengalaman dan memotivasi kepada Mahasiswa Keperawatan". Selain Rana dan Robby, turut hadir Indra Ramadlan sebagai Pengurus PPNI kuwait koordinator region Farwaniya.


Pada pertemuan yang dihadiri perwakilan FoN UI serta para mahasiswa selaku audiens pertemuan tersebut, para diaspora Indonesia di Kuwait melakukan komunikasi dalam menjajaki kemungkinan kerjasama kuliah berkelanjutan bagi anggota PPNI Kuwait di Universitas Negeri ternama ¹tersebut.


Pada hari selanjutnya, dengan mengusung tema yang sama kegiatan dilakukan di Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIKUMJ) yang juga dihadiri oleh Ketua PPNI Kuwait Rana Purnama Lahardi, SKep, Perwakilan FDIK Mochamad Robby Fajar Cahya, MSN, dan Koordinator region PPNI Kuwait Indra Ramadlan.


Rangkaian kegiatan para diaspora Indonesia di Kuwait diatas juga merupakan kelanjutan dari rangkaian acara PPNI dalam mengoptimalkan informasi pengalaman dan Perawat Indonesia diluar negeri yang sudah dilakukan seminggu sebelumnya di Malang.




Kala itu, sekretaris PPNI Perwakilan Kuwait Ns. Agung Setiyadi S.Kep.MSN melakukan kunjungan ke Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Brawijaya (PSIK UB) Malang yang mengisi acara sharing pengalaman dan motivasi semangat kepada mahasiswa Keperawatam di kampus tersebut.


Apa yang disampaikan Agung pada intinya bahwa Perawat Indonesia mampu bersaing dengan sebagian besar Perawat Internasional, seperti Philipina, India, Egypt dan beberapa negara Arab lainnya.



Bravo Perawat Indonesia, Bravo FDIK! Salam Diaspora!

Rangkaian Kegiatan Divisi Keahlian Profesi FDIK di Indonesia I

Jakarta. Indonesian Diaspora Network (IDN) Kuwait atau yang dikenal sebagai organisasi Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK), melalui perwakilannya Divisi Keahlian Profesi mengadakan beberapa rangkaian kegiatan kunjungan di Indonesia untuk mencari peluang kerjasama dan mengoptimalkan eksistensi diaspora Indonesia di Kuwait.

Kegiatan ini dapat berjalan seiring masa cuti tahunan Ns. M. Robby Fajar Cahya, MSN sebagai satu diantara perawat senior yang bekerja di Kementerian  Kesehatan (M.O.H) Kuwait.

Sebagai tahapan kegiatan awal, Universitas Indonesia (UI) menjadi target kunjungan yang di agendakan. Tentu hal ini sangat beralasan yang mana Robby adalah alumni Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) UI atau Faculty of Nursing (FoN) UI lulusan tahun 2007.


Pertemuan pertama pada 9 maret 2020 dengan pihak FoN UI membahas peluang kerjasama dibidang keperawatan, Terlebih saat ini Universitas Indonesia lebih membuka diri dalam menjalin kerjasama dengan pihak luar negeri (LN) termasuk Diaspora.

Disaat kunjungan berlangsung, secara kebetulan hadir disana 6 (enam) orang mahasiswa dari Austria yang sedang mengikuti program study banding selama dua minggu di FoN UI. Dari pembicaraan yang menjadi diskusi oleh pihak FoN UI, Kedepan harapannya adalah adanya kerjasama yang kongkrit antara FoN UI dengan Diaspora Indonesia di Kuwait.


Turut Hadir dalam pertemuan tersebut Dekan FoN UI Agus Setiawan, SKp. MN. DN., Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum Dr. Nani Nuraeni, SKp. MN.,  serta Herni Susanti, SKp. MN. PhD., selaku manager Kerjasama dan ventura Universitas Indonesia.

Atas kunjungan tersebut, pihak FoN UI sangat berterimakasih dan antusias untuk segera menjajaki serta mewacanakan kerjasama yang bisa dilakukan oleh kedua belah pihak.



Bravo FDIK, Salam Diaspora!

Friday, February 21, 2020

Seminar Pencegahan Penularan Virus Corona

Da'iya, Kuwait. Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) atau Indonesian Diaspora Network in Kuwait (IDN-K) menyelenggarakan seminar kesehatan dengan tema "Pencegahan Penularan Virus Corona" di Aula Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuwait pada Jum'at 21 Februari 2020 pukul 13.00 WK.

Kegiatan seminar ini terlaksana dengan dukungan penuh KBRI dan bekerjasama dengan tiga organisasi masyarakat di Kuwait, diantaranya Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kuwait, Gabungan Aliansi Rakyat Daerah untuk Buruh Migran Indonesia (Garda BMI) Kuwait, dan Mitra Sehat Akupunktur Kuwait.

Kiri ke kanan : Suharwoko (mewakili Mitra Sehat Akupunktur), Khomsariya (mewakili INNA/PPNI), Mustiqayani Rawin (mewakili Garda BMI).

Berdasarkan informasi panitia registrasi pendaftaran, sebanyak 140 orang hadir pada acara seminar tersebut. Sebanyak dua belas (12) penari cilik dari Sanggar Tari Persada yang menampilkan tarian Ondel-ondel Betawi.


Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci al-qur'an, lalu berbagai sambutan seperti dari Ketua Panitia penyelenggara seminar Sahrida Abdul Muin, Ketua FDIK Ibnu Munzir, HE Tri Tharyat selaku Duta Besar Indonesia untuk Kuwait.

Selanjutnya pembawa acara Fatma Idham melanjutkan masuk pada inti acara, yaitu penyampaian informasi sesuai materi pembahasan seputar virus corona yang disebut Covid-19 oleh World Health Organization (WHO).

Pembicara pertama adalah DR. dr. Amrizal M. Nur, MD, Msc, PHd. Beliau datang ke Kuwait beberapa bulan lalu bekerja di Kuwait meniti karir sebagai dosen di Fakultas Kesehatan Kuwait University. Sedangkan Pembicara kedua adalah Dudih Hidayat, S.Kep, MSN yang bekerja di Kuwait sejak tahun 2001 di Infection Disease Hospital Kuwait.

Moderator (Shanti Kuswandari), Pembicara I, Pembicara II.

Paparan informasi mengenai detil covid-19 dan tentu saja bagaimana caranya menghindari hal-hal yang dapat beresiko terjadinya penularan merupakan  bentuk pencegahan tertular virus corona yang saat ini telah banyak menelan korban meninggal dunia diberbagai negara khususnya dinegara China.

Pasien pertama yang diketahui terkena virus corona tercatat sejak 31 Desember 2019 di Wuhan, China.  Penyebaran virus ini begitu cepat ke berbagai wilayah di China, lalu ke berbagai negara Asia, Amerika, Eropa dan Midle East.


Menurut informasi data dari WHO, saat ini data dunia menunjukkan angka sebagai berikut :


Diklasifikasikan WHO berdasarkan analisis menjadi :

Angka dengan jumlah yang begitu besar tentu menjadi perhatian dunia, termasuk Indonesia. Selain memperketat pemeriksaan kesehatan dipelabuhan, bandara, Pemerintah mengkampanyekan cara melindungi diri dari penularan kuman bakteri atau virus khususnya corona virus (covid-19) yang sebelumnya disebut Novel Corona Virus (2019-nCov) .


Begitu juga dalam seminar ini, Dudih Hidayat mengkampanyekan bagaimana cara mencuci tangan, pemakaian masker wajah agar terhindar dari penularan berbagai penyakit termasuk Covid-19.


Setelah selesai sesi tanya jawab yang juga diselingi istirahat makan dan sholat ashar,  maka seminar ditutup dengan doa bersama sebagai akhir rangkaian seminar. Semoga bermanfaat bagi masyarakat yang hadir ataupun yang menyaksikan secara online di official Facebook Diaspora Indonesia di Kuwait.

Panitia Seminar "Pencegahan Penularan Covid-19"

Ketua FDIK Ibnu Munzir mengucapkan terim kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan seminar, baik panitia, KBRI, PPNI, Garda BMI dan Mitra Sehat Akupunktur Kuwait. Juga kepada masyarakat yang telah berpartisipasi untuk hadir diacara seminar kesehatan oleh FDIK.



Salam Diaspora!