IDN Q8

Indonesian Diaspora Network Kuwait

Pengurus IDN Kuwait

Kepengurusan Diaspora Indonesia di Kuwait periode 2017 -2019

Kerja Kita Prestasi Bangsa

Menjelang pesta rakyat merayakan HUT RI ke-72

Kuwait Tower Salmiya

Kuwait Towers adalah kelompok tiga menara ramping yang melambangkan kebangkitan ekonomi Kuwait dan juga landmark budaya dan budaya dunia.

Tower Monas jakarta

Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

Tuesday, March 2, 2021

Masyarakat Indonesia di Kuwait Bantu Korban Bencana Alam Indonesia

Masyarakat Indonesia di Kuwait menyalurkan bantuan tanggap darurat ke beberapa bagian wilayah Indonesia yang terlanda musibah pada beberapa waktu lalu. Bantuan tanggap darurat ini diberikan kepada para korban banjir bandang di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan korban gempa di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Penyaluran bantuan masyarakat ini di fasilitasi oleh Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) yang bekerjasama dengan organisasi kemasyarakatan di Kuwait antara lain Takmir Masjid Indonesia di Kuwait, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) perwakilan Kuwait, Perhimpunan Warga Indonesia Regional Ahmadi (PERWIRA), Kerukunan Keluarga Sulawesi (KKS), Kerukunan Keluarga Kalimantan serta keluarga besar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) kuwait. 


Bantuan tersebut di kirimkan ke lembaga-lembaga sosial serta organisasi profesi yang ada diwilayah bencana, diantaranya IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Sulbar, PPNI Sulbar, PPNI Kalsel, Ormas Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (PC IPNU) serta IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama), termasuk juga melalui perantaraan keluarga masyarakat yang ada di Kuwait. Adapun bantuan yang diberikan berupa bahan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari yang dibutuhkan oleh para korban di lokasi bencana. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata dari kepedulian warga Indonesia sebagai diaspora di Kuwait kepada para korban bencana.


"Penyaluran bantuan ini bentuk kepedulian dari masyarakat Indonesia di Kuwait terhadap sesama anak bangsa kepada para korban bencana di Indonesia terutama korban bencana banjir di Kalimantan Selatan dan gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat. Kami bekerjasama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan ini. Sehingga, diharapkan bantuan dapat tepat sasaran dan bermanfaat bagi penerimanya. Tak lupa kami berterimakasih kepada semua pihak terutama para donatur dan juga Organisasi Kemasyarakatan di Kuwait yang telah berdonasi", ungkap Ketua FDIK Ibnu Munzir.


Penyerahan donasi dilakukan sebanyak 3 tahap, Pada tahap pertama di salurkan sebesar 605 KD (Kuwait Dinar) pada akhir januari. Tahap kedua di salurkan 498 KD pada awal Februari dan 148 KD pada akhir Februari. Jadi total terkumpul adalah 1251 KD atau sekitar Rp. 58,960,000,- dan semuanya sudah di salurkan kepada para korban banjir bandang di Kalimantan Selatan dan korban gempa di Sulawesi Barat.


Kita berharap semoga kondisis para korban bencana semakin membaik dan tetap mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah dan instansi terkait. Wujud kepedulian dari para diaspora terhadap bangsa harus tetap kita pupuk sehingga para diaspora bisa memberi sumbangsih seberapa pun itu besarnya untuk kemajuan bangsa Indonesia.


Salam Diaspora!!@

Saturday, February 13, 2021

Seminar FDIK Vaccine Penting Bagi Kesehatan Masyaraakat

Kuwait. Jumat, 12 Februari 2021 pukul 09.00 waktu Kuwait Forum Diaspora Indonesia Kuwait (FDIK) dan Dewan Pimpinan Luar Negeri Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPLN PPNI) Perwakilan Kuwait bersinergi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuwait mengadakan seminar secara virtual (webinar) bersama dengan masyarakat Indonesia yang ada di Kuwait dan dimanapun berada untuk mengenali lebih jauh mengenai vaksin COVID-19.

Sejatinya penyelenggarakan seminar ini melibatkan Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Program Lintas Jalur angkatan 2019 yang sedang melaksanakan program KKN. Dimana Ketua panitia (Adi sasmitha) dan kedua moderator acara merupakan mahasiswa tersebut. Acara berjalan lancar dengan mengundang dua pembicara, menghadirkan lebih dari 200 peserta yang mengikuti baik dari masyarakat Indonesia di Kuwait maupun dari luar Kuwait termasuk dari Indonesia.


Acara ini dibuka Ibnu Munzir selaku ketua FDIK dan dilanjutkan sambutan Khomsariya selaku ketua DPLN PPNI Perwakilan Kuwait. Selanjutnya Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuwait H.E Tri Tharyat, Menjadi tahapan pembuka seminar sebelum diserahkan kemoderator pembicara utama.

Dalam kata sambutannya Duta besar Tri Tharyat menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia dan negara lainnya berupaya keras untuk memastikan seluruh warganya mendapatkan vaksinasi, sehingga pemerintah menggalakkan diplomasi vaksin yang belum pernah ada sebelumnya. Ucapan terimakasih kepada semua pihak menjadi penutup sambutannya.

Pada paparan Materi pertama, Dr. Amrizal M. Nur, PHD, salah seorang ahli Kesehatan yang saat ini menjadi pengajar di Universitas Negeri Kuwait memaparkan secara detil dalam format persentasi yang sangat menarik bagaimana sebuah vaksin bisa menjadi faktor yang sangat penting dalam menghadapi wabah Covid 19 saat ini. Tetapi beliau juga menekankan bahwa Vaksin bukanlah obat tetapi hanya sebuah jalan untuk mencapai herd immunity untuk mengurangi potensi tertularnya seseorang oleh virus Covid19, Sehingga semua protocol Kesehatan harus tetap di patuhi dan masyarakat harus tetap disiplin dalam aktifitasnya sehari-hari.

Sementara pada sesi kedua Mr. Jose Jason Compomanes pembicara yang berkewarganegaraan Philipina, Head Nurse Vaccine Center di Rumah Sakit Kementrian Kesehatan Kuwait memaparkan bagaimana prosedur vaksinasi di Kuwait. Beliau mengatakan perlu ketahui bahwa pemerintah Kuwait telah memulai proses vaksinasi dan membangun 15 Pusat Vaksinasi. Kuwait mentargetkan untuk menyelesaikan vaksinasi pada bulan September nanti, dengan total kapasitas dari pusat vaksinasi adalah 350 ribu orang perhari.

“Kami tentunya berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia di Kuwait, menambah wawasan masyarakat mengenai vaksinasi Covid19 sehingga tidak ragu dan bimbang untuk melakukan vaksinasi sesuai dengan tema seminar ini yaitu Vaksin Aman, Masyarakat Sehat” demikian pemaparan Ketua FDIK Ibnu Munzir kepada media.



Bravo Diaspora Indonesia! semoga bermanfaat

Friday, January 22, 2021

Pertemuan KBRI dengan Divisi Tenaga Kerja FDIK 2021

Ahmadi, Kuwait. Senin, 18 Januari 2021 telah diadakan silaturahmi antara Perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuwait dengan Divisi Tenaga Kerja Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) di Al-Kout Mall area Ahmadi. 

Pertemuan yang di inisiatifkan oleh KBRI ini dihadiri beberapa pejabat KBRI dan pengurus FDIK.

Diantara yang hadir pada kesempatan tersebut dari pihak KBRI adalah Bapak Duta Besar RI Tri Tharyat, Atase Tenaga Kerja Bapak Alamsyah dan Bapak Adi Kuntarto selaku PF Politik. Sedangkan dari pihak FDIK dihadiri oleh Ketua Ibnu Munzir beserta beberapa Pengurus diantaranya Hari Kurniawan, Adi Sasmita, serta Ridwan Manurung.



Acara yang dimulai pada pukul 17.30 WK tersebut mendiskusikan perkembangan serta update informasi terkait ketenagakerjaan Indonesia di Kuwait.

KBRI Menyampaikan adanya perusahaan Indonesia yang berhasil memenangkan tender project di Kuwait, dimana tahapan selanjutnya menunggu kesepakatan penandatanganan kontrak.

Selain itu bapak Duta Besar menginformasikan adanya peluang kerja sebagai Kapten kapal dan crews di Kuwait. Informasi tersebut didapatkan setelah beliau bertemu dengan salah satu pengusaha Kuwait yang ingin memperkerjakan warga negara  Indonesia atas kesan baiknya terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sedangkan perwakilan dari FDIK, khususnya bidang Divisi Ketenagakerjaan menyampaikan beberapa program kerja yang tertunda sebagai dampak dari sitiuasi pandemik covid19. Salah satunya adalah rencana pelaksanaan seminar tentang pengenalan hukum dan undang-undang tenaga kerja di Kuwait bagi expatriates terkhusus bagi PMI.

Hal ini dimaklumi oleh KBRI dan dianjurkan untuk bisa dilaksanakan secara daring metode webinar. Adapun mengenai waktu, tempat dan pengisi materi serta target peserta segera akan dibahas dalam rapat Forum Diaspora Indonesia di Kuwait.

Demikianlah sekilas informasi pertemuan silaturahmi KBRI dan FDIK dipembuka awal tahun 2021. Semoga bermanfaat.


Jaya Pekerja Migran Indonesia. Salam Diaspora !!!

Saturday, November 14, 2020

Peringati Hari Kesehatan Nasional, Diaspora Indonesia Donor Darah di Kuwait

Sabah, Kuwait. Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Indonesia ke-56 Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) bekerjasama dengan organisasi profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) cabang Kuwait mengadakan kegiatan donor darah Sabtu, 14 November 2020 di Blood Bank Shuwaikh Medical Kuwait.

Kegiatan donor darah ini mendapat dukungan penuh dari pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuwait. Adapun Tema pada acara kali ini adalah "Darah Yang Aman Menyelamatkan Kehidupan". Hal ini disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta tempat kegiatan dilakukan. Sehingga berbeda dengan Tema yang ditentukan Kementerian Kesehatan Indonesia, yaitu Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat.



Berdasarkan data yang dihimpun dari Panitia penyelenggara acara, tercatat 100 orang pendonor darah yang berpartisipasi dalam kesempatan yang dilangsungkan sejak pukul 09.00 - 15.00 WK. Namun beberapa diantara mereka gagal diambil darah karena berbagai faktor riwayat kesehatan.



Hadir pada acara donor darah, Duta Besar HE Tri Tharyat beserta pejabat KBRI lainnya termasuk beberapa Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DPW) KBRI Kuwait. 

Duta Besar memberikan beberapa pesan sambutan bagi diaspora Indonesia di Kuwait, Beliau mengucapan terimakasih atas kontribusi semua partisipan dan panitia kegiatan donor darah. Hal ini menurutnya merupakan bukti nyata kontribusi kemanusiaan masyarakat Indonesia yang ada di Kuwait


Dari kiri kekanan : Adi Sasmitha, Ibnu Munzir, HE Tri Tharyat dan Agung Setyadi.

Ibnu Munzir selaku ketua FDIK atau Indoesian Diaspora Network (IDN) Kuwait mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak KBRI yang senantiasa mensupport kegiatan organisasi masyarakat Indonesia di Kuwait, khususnya bagi FDIK. Semoga berbagai kegiatan meski pelaksanaannya terbatas dengan adanya protokol kesehatan dimasa pandemi, dapat tetap membangkitkan rasa kebersamaan hingga menjalin kesatuan diaspora di Kuwait.

Begitupun kepada seluruh panitia kegiatan donor darah, Ibnu menyampaikan rasa puasnya serta berterimakasih tak terhingga atas suksesnya acara yang dilaksanakan.

Sebagai Ketua pelaksana kegiatan Agung Setyadi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung lancarnya acara donor darah. Khususnya kepada partisipan, Beliau sangat mengapresiasi kesadaran serta keikhlasan jiwa sosial membantu sesama. Semoga semua diberikan kesehatan dan selalu fit dalam beraktifitas dimasa new normal saat ini.



Sesie donor darah yang berlangsung digedung baru blood bank Shuwaikh Medical Kuwait berjalan lancar, partisipan dan panitia serta tamu yang hadir mendapat sajian snack dan menu makan siang yang disediakan Panitia atas dukungan KBRI Kuwait.


Panitia Donor Darah


Sebagaimana informasi diatas bahwa kegiatan donor darah ini dalam rangka menyambut HKN Indonesia ke-56, namun karena pelakasanaannya di Kuwait maka diharapkan apa yang dilakukan bermanfaat membantu menyelamatkan bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan darah nantinya.



Bravo FDIK, Salam!!!

Saturday, July 4, 2020

“Moving To The Normal Post COVID 19 : Kuwait Perspektif”

Universitas Sahid Jakarta dalam gebyar “Open House USAHID & Webinar Series 2020” pada Sabtu, 4 Juli 2020 telah mengadakan Webinar dengan tema “Moving To The Normal Post COVID 19 : Kuwait Perspektif”.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Magister Manajemen Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan (MK3L) USAHID bekerjasama dengan Forum Diaspora Indonesia Kuwait (FDIK), KBRI Kuwait dan DPLN PPNI. Prodi yang terdiri dari mahasiswa Indonesia yang sebagian besar berdomisili di Kuwait ini mengusung tema di atas dengan tujuan studi banding era new normal berbagai negara di Timur Tengah, khususnya Kuwait dari berbagai bidang dan perspektif. 


Dengan menampilkan Welcoming Speech Direktur SPS Universitas Sahid -Dr. Marlinda Irwanti Poernomo, Msi., Opening Speech Rektor Universitas Sahid -Prof. DR. Ir. H. Kholil, M.Koùm., dan Keynote Speaker Duta Besar RI untuk Kuwait -Bapak Tri Tharyat. Adapun narasumber yang dihadirkan antara lain Bapak Ibnu Munzir -Sr. Engineer/KIPIC sekaligus Ketua FDIK, Bapak Alvin Alfiyansyah -Lead Engineer/Qatargas, Dr. Sumant Mishra -Paediatric Dentist/Ministry of Health Kuwait, dan Ibu Noerlaeli Ono Sutisna -Perwakilan PPNIK.


Tercatat 236 peserta melalui aplikasi zoom meeting dan 1248 peserta melalui youtube live streaming sehingga total peserta mencapai 1484 peserta terdiri dari  para diplomasi,  praktisi, akademisi, mahasiswa, dan kalangan umum  dari berbagai daerah diseluruh Indonesia maupun warga Indonesia yang berdomisili di Luar Negeri khususnya di Kuwait.  Seminar yang berlangsung selama lebih dari 2 jam mulai dari pukul 13.00 WIB ini dipandu oleh moderator dan tuan rumah yaitu Bapak Kosasih -Hygiene Advisor/BP Tangguh Expansion Project dan Bapak Mochamad Robby Fajar Cahya -Divisi Keahlian Profesi FDIK.


Keynote Speaker Duta Besar RI untuk Kuwait -Bapak Tri Tharyat memaparkan selama pandemi covid-19 KBRI Kuwait telah melakukan upaya extraordinary dalam upaya perlindungan WNI seperti bantuan bahan pangan, gerakan sukarela, amnesti repatriasi dan mediasi ketenagakerjaan dan mendukung upaya pemerintah Indonesia dan Kuwait dalam setiap kebijakan yang diambil dalam penanggulangan covid-19 secara maksimal.


Adapun sambutan dari pihak Universitas Sahid yakni Prof. DR. Ir. H. Kholil dan Dr. Marlinda Irwanti Poernomo selain menjelaskan tentang kegiatan belajar mengajar selama masa pandemic dan new normal di USAHID dengan metode daring, juga sekaligus membuka acara secara resmi.


Paparan dari narasumber sebagai perwakilan Diaspora Indonesia, yaitu Bapak Ibnu Munzir, Sr. Engineer/KIPIC sekaligus Ketua FDIK dan Ibu Noerlaeli Ono Sutisna/PPNIK mencakup detil prosedur kerja di lingkungan industri minyak dan pelayanan kesehatan di Kuwait, dengan perbandingan praktek di Qatar dari Bapak Alvin Alfiyansyah, Lead Engineer/Qatargas sekaligus pengurus Indonesian Diaspora Network Qatar (IDN Qatar). Dr. Sumant Mishra, Paediatric Dentist/Ministry of Health Kuwait menjabarkan detil prosedur penanganan pasien perawatan gigi sebagai contoh spesifik layanan kesehatan yang saat ini juga menerapkan prinsip kontak seminimal mungkin.


Dari beberapa pembicara dan masukan peserta diakui bahwa semua penyesuaian ini merupakan bentuk kepatuhan pada hukum Pemerintah. Semua aturan yang ada telah melalui pertimbangan matang yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing negara.

Webinar ditutup dengan foto bersama narasumber dan peserta dalam satu frame. Semua peserta mendapatkan e-certificate secara cuma-cuma yang nantinya dapat dipergunakan sebagai voucher untuk memasuki program Magister dan Doktor di SPS USAHID Jakarta. Dalam kegiatan ini beberapa peserta berkesempatan untuk mendapatkan doorprize yang telah disediakan panitia penyelenggara. 

Akhir kata, melalui webinar ini diharapkan tindaklanjut bahwa prinsip New Normal ialah menggabungkan penanganan kasus Covid-19 disertai partisipasi publik dalam menjaga diri dan lingkungan dengan tetap memperhatikan protokol yang ada sesuai dengan aturan yang berlaku demi menuju kehidupan baru yang sehat dan sejahtera.

Demikianlah ringkasan kegiatan acara webinar yang diselenggarakan kemarin, Sabtu 4 Juli 2020. Semoga bermanfaat untuk kita semua.



Salam Diaspora!!!

Ns. Mochamad Robby Fajar Cahya, S.Kep., MSN
Koordinator Webinar Prodi MK3L Usahid Jakarta - +96565985248

Friday, July 3, 2020

Press Release Webinar MMK3L Usahid FDIK

Kegiatan Webinar Program Studi Magister Manajemen Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan (MK3L) “Moving To The Normal Post COVID 19 : Kuwait Perspektif”.


 Salah satu tujuan Universitas Sahid Jakarta, sesuai dengan visi dan misinya adalah mengembangkan kerjasama Nasional dan Internasional dalam mewujudkan USAHID yang unggul. Dengan penyelenggaraan sistem Pendidikan dan pengajaran yang bermutu tinggi, Universitas Sahid Jakarta membuka pintu bagi kedatangan calon mahasiswa yang siap mengembangkan diri, termasuk dari Luar Negeri dengan sistem On-Line Class, yang memberikan pelayanan akademik mengikuti perkembangan digital.

Program Studi MMK3L adalah salah satu program unggulan di USAHID yang menyelenggarakan sistem On-Line class, yang memiliki mahasiswa Indonesia yang berdomisili di Timur Tengah. Dalam menghadapai kondisi new normal post Covid-19, prodi ini berkontribusi untuk menyelenggarakan Webinar yang mengusung tema “Moving To The Normal Post COVID 19 : Kuwait Perspektif”, bertepatan dengan gebyar Open House USAHID & Webinar Series 2020.

Webinar yang bekerjasama dengan Forum Diaspora Indonesia Kuwait (FDIK), KBRI Kuwait dan DPLN PPNI diharapkan dapat menjadi studi banding era new normal berbagai Negara di Timur Tengah yang dikupas secara padat dan efektif dari berbagai perspektif. Webinar akan diisi dengan sambutan dari Bapak Tri Tharyat selaku Duta Besar RI untuk Kuwait; Prof. DR. Ir. H. Kholil, M.Kom, Rektor Universitas Sahid dan Dr. Marlinda Irwanti Poernomo, Msi, selaku Direktur SPS- Usahid. Paparan narasumber akan diisi oleh Bapak Ibnu Munzir, Sr. Engineer/KIPIC sekaligus Ketua FDIK, Bapak Alvin Alfiyansyah, Lead Engineer/Qatargas, Ibu Noerlaeli Ono Sutisna/PPNIK, dan Dr. Sumant Mishra, Paediatric Dentist/Ministry of Health Kuwait.

Moderator dan tuan rumah webinar juga yang akan membantu jalannya acara adalah Bapak Kosasih, Hygiene Advisor/BP Tangguh Expansion Project dan Bapak Mochamad Robby Fajar Cahya/FDIK-Divisi Keahlian Profesi.

Pelaksanaan Webinar adalah pada Sabtu, 4 Juli 2020 Pkl 13.00 – 15.30 WIB, dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi Zoom. Adapun target peserta diharapkan mencapai 1000 orang dari kalangan praktisi, akademisi, maupun umum. Para peserta akan mendapatkan fasilitas E-Certificate tanpa dipungut biaya.

Demikian Press Release ini dikeluarkan. Ns. Mochamad Robby Fajar Cahya, S.Kep., MSN Koordinator Webinar Prodi MK3L Usahid Jakarta - +96565985248