IDN Q8

Indonesian Diaspora Network Kuwait

Pengurus IDN Kuwait

Kepengurusan Diaspora Indonesia di Kuwait periode 2017 -2019

Indonesia Kerja Bersama

Menjelang pesta rakyat merayakan HUT RI ke-72

Kuwait Tower Salmiya

Kuwait Towers adalah kelompok tiga menara ramping yang melambangkan kebangkitan ekonomi Kuwait dan juga landmark budaya dan budaya dunia.

Tower Monas jakarta

Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

Saturday, February 10, 2018

FDIK Adakan Kegiatan Workshop Design Graphics

Kuwait City. Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) atau Indonesian Diaspora Network (IDN) Chapter Kuwait, Sabtu 10 Februari 2018 mengadakan kegiatan Workshop Design Graphics di Aula Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Da'iya - Kuwait. Acara ini terselenggara atas kolaborasi dan dukungan penuh pihak KBRI Kuwait.

Kegiatan workshop design graphics tersebut mengusung tema “Diaspora Berbagi Ilmu, Creative Design Graphic Untuk Aplikasi Kegiatan Ormas 2018”. Acara ini dihadiri oleh 48 orang, dimana sejumlah 28 orang merupakan members yang resmi mendaftar pada saat proses pendaftaran dibuka oleh panitia penyelenggara. Sejumlah lainnya merupakan panitia dan beberapa volunteer assistant kegiatan workshop.

Agus Widiyana (kiri), Tito Octavianus (kanan)

Pihak KBRI melalui Tito Octavianus yang mewakili Duta Besar menyampaikan apresiasi kepada FDIK sebagai pihak penyelenggara acara workshop dan para peserta yang hadir. KBRI akan terus mensupport dan mendukung langkah kegiatan organisasi masyarakat sebagai upaya pembinaan dan kemajuan bersama dan menjalin silaturahmi.


Hadir sebagai narasumber atau tutor workshop adalah Agus Widiyana, Graphic Designer yang telah bekerja selama 10 tahun lebih di Mc Donald Kuwait dan sering membantu membuatkan infografis FDIK, Takmir Masjid Indonesia dan Ormas lainnya dengan hasil karya lebih dari 100 infografis. Target members 30 orang pendaftar dalam workshop telah tercapai, namun pada hari pelaksanaan ada 2 (dua) peserta yang tidak dapat hadir karena berhalangan.


Pada kesempatan ini Edi Rahmat selaku Ketua FDIK menyampaikan harapannya agar sharing ilmu dapat dimanfaatkan para peserta, baik yang mewakilkan Ormas (organisasi masyarakat) di Kuwait maupun peserta yang mendaftar atas nama pribadi. Lebih lanjut Edi berharap dapat di aplikasikan untuk pembuatan flyer atau banner sebagai promosi di berbagai media sosial untuk kegiatan ditahun 2018 dan seterusnya.


Pelaksanaan acara yang berlangsung selama 4 jam berjalan dengan lancar, workshop dibagi dua sesi sebelum dan setelah break ISOMA (istirahat sholat dan makan siang). Tanya jawab seputar materi dan praktik langsung direspon saat itu oleh tutor dan volunteer assistant yang siaga mengunjungi dari meja kemeja. Namun demikian beberapa peserta mengutarakan perlu adanya kelanjutan latihan praktik ataupun petunjuk serta guide agar dapat lebih lancar nantinya.


Hal tersebut tentu saja karena waktu terbatas sehingga dirasakan sangat singkat, akhirnya panitia menyepakati akan adanya wadah atau forum komunikasi berupa media sosial yang khusus bagi members workshop. Pada akhir acara dilakukan penyerahan cinderamata dan piagam oleh ketua FDIK dan KBRI kepada Tutor (Agus Widi) serta sesi photo bersama.




Salam Diaspora!!!

Sunday, January 28, 2018

Perawat Indonesia Raih Penghargaan Terbaik

Farwaniya, Kuwait. Seorang Diaspora Indonesia yang bekerja sebagai profesi Perawat Ministry Of Health (M.O.H) Kuwait mendapatkan penghargaan sebagai Staff Nurse terbaik periode 2017 ditempatnya bekerja Farwaniya hospital. Dialah Suparman, perawat yang berhasil mengharumkan citra perawat Indonesia di Kuwait, khususnya region Farwaniya.

Perawat asal Sulawesi ini dikenal cukup ramah, taat beribadah dan bertanggungjawab dengan pekerjaan yang dilimpahkan kepadanya diruang medical. Acara pemberian penghargaan yang berlangsung di Crown Plaza hotel, dihadiri oleh Sheikh Faisal Al-Hamud Al-Malik Al-Sabah sebagai Gubernur Region Farwaniya.


Pemberian penghargaan tidak hanya bagi Perawat terbaik, namun juga kepada seluruh profesi kesehatan seperti Dokter, Radiologi, Matron, Anastesi, dan lainnya. Selain mendapatkan sertifikat staff terbaik, hadiah berupa Ipad 32 GB diberikan kepada semua perwakilan profesi terbaik.

Para penerima penghargaan tersebut terdiri dari beberapa negara sesuai kategori profesinya. Perawat Indonesia telah menunjukkan kemampuannya bersaing dengan rekan kerja dari berbagai negara.


Bulan lalu hal yang sama penilaian perawat terbaik di rumah sakit bedah (ward 4 surgical sabah hospital), Dua orang diaspora Indonesia mendapatkan penghargaan staff Perawat terbaik ke-2 (Ali Pulungan) dan terbaik ke-3 (Agung Setiadi).

Bravo perawat Indonesia, semoga terus menjaga citra baiknya. Selamat kepada Suparman, Ali Pulungan dan Agung Setyadi.




Salam Diaspora!!!.

Saturday, January 20, 2018

DPLN PPNI Kuwait Adakan Kegiatan Donor Darah

Da'iya, Kuwait. Dewan Pimpinan Daerah Luar Negeri Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPLN PPNI) Perwakilan Kuwait sukses menggelar acara donor darah di Aula KBRI Da'iya - Kuwait. Kegiatan yang dilangsungkan Sabtu 20 Januari 2018 pukul 13.00 WK hingga pukul 19.00 WK tersebut mengambil tema "Blood Donation Save A Life".

DPLN PPNI Perwakilan Kuwait dalam kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak KBRI. Sebagai organisasi profesi yang menjadi bagian masyarakat Indonesia di Kuwait, pihak panitia acara melibatkan Forum Diaspora Indonesia (FDIK) Kuwait khususnya Divisi Kesehatan.


Penyelenggaraan yang berlangsung di KBRI ini tentu saja bekerjasama langsung dengan lembaga donor darah (blood bank) Kementerian Kesehatan Kuwait. Pihak blood bank hadir dengan perangkat lengkap (peralatan) staff Perawat, Dokter, dan kesekretariatan. Sehingga semua data yang masuk terintegrasi langsung dengan data Kuwait Central Blood Bank (KCBB) secara keseluruhan.


Tidak kurang dari 140 orang hadir disana. Rangkaian acara yang di susun panitia terdiri dari 2 (dua) kategori pelayanan, Pemeriksaan kesehatan umum dan pelayanan donor darah.


Dari jumlah diatas, sejumlah 78 orang sukses mendonorkan darahnya. Sisanya ada beberapa yang ditolak krn kurang memenuhi persyaratan, selain itu mereka hadir khusus untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara umum seperti tensi darah, gula darah, dan konsultasi kesehatan.


Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci alquran dan do'a bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PPNI. Kemudian sambutan ketua panitia pelaksana acara (Dewi Sulistyowati) yang diteruskan oleh sambutan Perwakilan KBRI (Gantosori). Selanjutnya proses pengambilan donor darah dimulai.


Selamat kepada DPLN PPNI Perwakilan Kuwait khususnya panitia penyelenggara atas suksesnya acara. Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat kerjasama maupun masyarakat yang telah berkontribusi partisipasi di kegiatan sosial donor darah ini. Khususnya kepada pihak KBRI yang telah memfasilitasi tempat dan dukungan menyeluruh atas kegiatan tersebut.



Salam Diaspora!!!

Friday, January 12, 2018

Diaspora Indonesia Di Kuwait Berbagi Ilmu Wirausaha

Daiya, Kuwait. Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) atau Indonesian Diaspora Network (IDN) Chapter Kuwait mengadakan kegiatan sharing session kewirausahaan, Kamis pukul 17.30 di Aula KBRI Daiya - Kuwait. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak KBRI Kuwait selaku perwakilan Pemerintah RI diluar negeri.

Sharing session FDIK dibidang kewirausahaan ini mengusung tema "Perjalanan Inspirasi Diaspora".  Rencananya kegiatan seperti ini akan berlangsung dua kali, dimana sharing session II dijadwalkan Kamis tanggal 25 Januari 2018.

kiri: Tito Octavianus, kanan atas:Edi Rahmat, kanan bawah: Rulyanto Pradewa

Pelaksanaan kegiatan FDIK ini melibatkan kolaborasi antara Divisi Profesi (Bogi Nugroho), Divisi Pendidikan dan Pelatihan (Ady Erik Affandi) dan Divisi Bina Usaha (Asep Hasan). Acara yang menghadirkan 3 (tiga) orang pembicara yang dianggap sukses dalam menjalankan usahanya di Indonesia, dua diantaranya adalah Pengurus FDIK.

Ketiga pembicara tersebut adalah :
  1. Suli Hamdani' selaku Owner Ridho Advertising di Malang, Jawa Timur - Indonesia.
  2. Rudi Rudiono. Owner jaringan Apotik Lunar di Jogyakarta - Indonesia.
  3. M. Robby Fajar Cahya. Owner Shifara Group yang bergerak dibidang Dental Clinic dan Travel Umroh.


Para pembicara menyampaikan perjalanan mereka dalam meniti usaha, tips dan juga trik-trik menyikapi permasalahan yang dihadapi. Peserta sharing session yang hadir tidak kurang dari 100 orang tampak antusias mendengarkan apa yang disampaikan. Termasuk pejabat perwakilan KBRI, diantaranya Tito Oktavianus yang memberikan sambutan mewakili Duta Besar RI untuk Kuwait.

 

Setelah pemaparan dari ketiga pembicara, panitia acara memberikan kesempatan kepada para peserta yang hadir untuk mengajukan pertanyaan. Selanjutnya rangkaian acara berlanjut pada pemberian kenang-kenangan sebagai rasa terimakasih FDIK atas kehadiran pembicara.

Ketua Bidang Pensosbud KBRI Fathona Said memberikan cinderamata kepada Rudi Rudiyono

Kegiatan secara keseluruhan usai dan ditutup dengan do'a bersama dipimpin oleh Suhardi sebagai perwakilan Takmir Masjid Indonesia di Kuwait.

Edi Rahmat sebagai Ketua IDN Kuwait mengucapkan terimakasih dan selamat kepada panitia acara, yang mana kegiatan berlangsung lancar. Terimakasih kepada pihak KBRI atas support dan dukungan penuh kegiatan tersebut.


Kepada pembicara dan peserta yang hadir, selain menyampaikan terimakasih Edi berharap acara tersebut memberikan motivasi dan semangat bagi seluruh diaspora yang hadir dalam membuka dan menjalankan usahanya.



Salam Diaspora!!!

Friday, January 5, 2018

Liga Bola Diaspora Indonesia di Kuwait 2018

Abu Halifah, Kuwait. Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK) pagi tadi jum'at, 5 Januari 2018 pukul 08.00 WK resmi menggelar pertandingan sepakbola "Liga Bola Diaspora Indonesia di Kuwait 2018". Kegiatan olahraga ini di sponsori penuh oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuwait.


Acara pembukaan Liga Bola secara resmi dibuka oleh Duta Besar RI untuk Kuwait Tatang Budie Utama Razak. Sebelumnya,  Ketua Panitia penyelenggara acara Wahyono menyampaikan bahwa moment ini hendaknya mempererat silaturahmi. Untuk itu pertandingan diharapkan dapat berlangsung dengan baik, semua tim menjaga sportivitas.


Rangkaian pembukaan acara juga turut dimeriahkan adanya sajian senam Maumere oleh anak-anak kelompok pengajian Al-Husna. Sebanyak 20 anak putri dengan seragam cantik mampu menghibur mereka yang hadir menyaksikan. Tak hanya itu, sejumlah panitia bahkan Duta Besar turut mengikuti gerakan senam Maumere dibarisan belakangnya.

 

Kompetisi sepakbola yang diikuti 5 tim organisasi masyarakat (ormas) Indonesia di Kuwait (PPK FC, Ambulance FC, PIP FC, MU FC, AREMAK FC) ini juga diramaikan oleh Tim KBRI. Sistem pertandingan akan mempertemukan setiap tim, sehingga masing-masing tim akan bermain 5 (lima) kali untuk menetukan posisi masuk semi final (empat tim nilai teratas) .

Pada hari pertama ini dipertemukan dua tim, yaitu KBRI FC VS AREMA FC. Berikut jadwal pertandingan yang telah susun oleh panitia liga bola diaspora Indonesia di Kuwait 2018 :


Keramaian acara semakin terasa meriah dengan adanya sajian bazar kuliner nusantara. Sebanyak 10 stand kuliner turut berpartisipasi dalam kompetisi Liga Bola Diaspora Indonesia di Kuwait 2018.


Sebagaimana yang telah disebarkan dibeberapa media sosial, baik facebook, group whatapp ormas, bahwa penyelenggaraan liga sepakbola ini akan berlangsung selama 2 bulan. Yaitu akan berlangsung tiap jumat hingga tanggal 9 Maret 2018. Di hari terakhir direncanakan pertandingan persahabatan antara diaspora Indonesia dengan diaspora Malaysia.


Selamat kepada Ketua Panitia atas lancarnya pembukaan dan pertandingan hari pertama pagi tadi. Terimakasih kepada pihak KBRI yang telah mensupport penuh kegiatan ini. Terimakasih juga kepada seluruh tim, suporter dan pengunjung, serta kepada peserta bazar.




Salam Diaspora!!!

Sunday, December 24, 2017

KPK Adakan One Day Pingpong Tournament 2017

Da'iya. Komunitas Pingpong Kuwait (KPK) mengadakan pertandingan pingpong (tenis meja) "One Day Pingpong Tournament 2017" pada Sabtu, 23 Desember 2017 pukul 08.30 WK di Aula Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Da'iya - Kuwait.


Tournament pingpong ini diikuti tidak kurang dari 50 orang peserta, baik pria maupun wanita. Termasuk para panitia yang juga turut bermain.

Ini adalah kali pertama KPK mengadakan kompetisi setelah resmi terbentuknya komunitas tersebut beberapa bulan lalu. Kegiatan olahraga tersebut mendapat support dari Duta Besar RI untuk Kuwait Tatang Budie Utama Razak.


Sebagaimana yang disampaikan Ady Erik Affandi selaku ketua penyelenggara tournament dalam sambutannya, bahwa kegiatan ini adalah yang pertama sejak dibentuknya KPK. Erik berharap para pemain dapat menunjukkan sportivitas dan bermain fair. Lebih jauh Erik mengatakan bahwa kompetisi One Day Pingpong anggaplah just for fun, ajang silaturahmi.

Kegiatan olahraga ini dibuka resmi oleh Tito Oktavianus sebagai pejabat KBRI yang mewakili Duta Besar RI untuk Kuwait dimana berhalangan hadir sedang tugas ke Jakarta.


Tournament dibagi dalam 2 (dua)  kategori, single dan double. Untuk single sendiri dibagi dalam dua level group, A dan B. Setelah berlangsung hingga pukul 17.00, pertandingan berakhir dengan sesi pembagian hadiah. Berikut para pemenang disemua kategori/level :

- Single Pria level B (pemula) :
  • Juara 1 : Handoko
  • Juara 2 : Wahyono
  • Juara 3 : Tito Octavianus

- Single Pria level A (Mahir) :
  • Juara 1 : Nandan Sunandi
  • Juara 2 : Henry Prabowo
  • Juara 3 : Adih Suryadi

Single Wanita :
  • Juara 1 : Herlina
  • Juara 2 : Halilah
  • Juara 3 : Diana.

- Double Pria :
  • Juara 1 : Nanak Sugianto & Handoko
  • Juara 2 : Agus Salim & Nandan Sunandi
  • Juara 3 : Ady Erik & Wianda.


Selamat kepada para pemenang kompetisi "One Day Pingpong Tournament 2017". Terimakasih kepada Duta Besar Tatang Budie Utama Razak dan Staff KBRI yang terlibat kegiatan acara. Sukses buat KPK, semoga kedepan kegiatan ini bisa diadakan rutin menjadi moment silaturahmi diaspora RI di Kuwait.



Salam Diaspora!!!